Monday, March 9, 2020

Tips Membuat Domain yang Tepat untuk Website


Memiliki website dengan efektifitas tinggi tentunya menjadi harapan semua orang, terutama bagi Anda yang memiliki usaha bisnis online. Sangat penting kiranya untuk memaksimalkan efektifitas situs Anda sehingga pelanggan lebih tertarik untuk melihatnya, yang pada akhirnya bisa meningkatkan penjualan Anda. Namun sebelum melangkah lebih jauh, ada baiknya jika Anda memperhatikan satu hal ini, yaitu pembuatan domain.

Domain merupakan identitas website Anda diinternet, yang berupa nama domain unik, yang kamu buat dan hanya kamulah pemilik satu-satunya. Jadi, buatlah nama domain yang simple dan mudah untuk diingat.

Baca juga: Pengertian Domain dan Jenisnya!

Tips Membuat Domain yang Tepat untuk Website

Membuat Domain berdasarkan Brand
Ini adalah salah satu cara untuk mengenalkan brand terlebih dahulu kepada publik. Misalnya Anda mempunyai usaha menyediakan jasa cpanel dengan brand cpanel murah. Maka Anda bisa membuat website dengan nama domain yang serupa yaitu "cpanelmurah.com".

Gunakan ekstensi Domain yang Tepat
Penggunaan ekstensi domain (.com) sangat disarankan karena diruang lingkup global, ekstensi tersebut sudah sangat populer. Alternatif kedua jika Anda merasa kesulitan saat mencari nama domain dengan ekstensi .com adalah .net atau bisa juga menggunakan ccTLD atau country code top level domain. Misalnya .id,.uk dan lain sebagainya.

Buatlah Nama Domain yang Simple
Buatlah nama domain yang simple agar mudah untuk diingat. Hanya satu kata namun punya makna. Contoh mudahnya: google, detik, kaskus. Dengan demikian orang akan mudah mengingat nama domain kita.

Hindari Penggunaan Tanda Penghubung atau Angka
Sangat disarankan untuk menghindari penggunaan tanda penghubung seperti (-) atau angka (123) pada nama domain. Mengapa? Hal tersebut akan nampak aneh dan terkesan ribet untuk sebuah nama domain. Kemungkinan juga orang akan mudah lupa jika ada tanda penghubung di antara nama domain. Coba bayangkan jika Facebook memiliki nama domain yang ada tanda penghubung, maka akan menjadi “face-book.com“ terkesan aneh, bukan?

Mengecek Domain yang ada
Dalam memilih nama domain, pastikan bahwa nama domain Anda belum di trademark, copyright, atau digunakan oleh perusahaan lain. Jika Anda menggunakan nama yang sudah di trademark, copyright, dan digunakan oleh perusahaan lain, Anda bisa saja terkena masalah legal.

Memikirkan Jangka Panjang
Anda harus memikirkan jangka panjang. Mengapa? Anda harus memikirkan bisnis Anda ke depannya akan seperti apa dan tujuannya apa?. atau Anda ingin mengembangkan bisnis agar lebih besar. Dengan memikirkan jangka panjang, maka Anda tidak perlu repot mengubah nama domain, jika Anda ingin melakukan ekspansi pada bisnis Anda.

Nah, itulah Tips Membuat Domain yang Tepat untuk Website. Semoga tips diatas bermanfaat dan Anda dapat menerapkannya pada saat membuat website.


Artikel terkait:
Cara Login cPanel Dengan Mudah dan Cepat
Tips Memilih Hosting Dengan Tepat
Pengertian SSL Beserta Fungsinya
Pengertian Web Hosting dan Fungsinya

Sunday, March 8, 2020

Pengertian CMS, Kelebihan Serta Kekurangannya!



Maxindo Content Solution. CMS itu apa sih? Yuk, simak ulasannya berikut ini sama-sama.

CMS (Content Management System). CMS adalah suatu perangkat lunak atau software yang berfungsi untuk mengelola halaman website secara instan, mudah dan cepat. CMS berfokus pada pengelolaan konten di website supaya mudah dalam pengaturan. Anda bisa menggunakan CMS kapan saja dan dimana saja walaupun Anda tidak mengetahui dunia pemrograman sama sekali. Tidak hanya itu, CMS juga menyediakan banyak template yang dapat digunakan seperti wordpress sehingga akan membuat tampilan konten website Anda menjadi lebih menarik.

Baca juga: Pengertian SSL Beserta Fungsinya

Kelebihan CMS (Content Management System)
  • Lebih Efisien
  • SEO Friendly
  • Memudahkan Pengelolaan Konten
  • Memudahkan Proses Penambahkan User
  • Memudahkan Proses Maintenence
  • Memudahkan Proses Merubah Desain
  • Memudahkan Menambahkan Fungsi
  • Memudahkan Proses Pemisahan Konten
  • Memudahkan Penambahan Fungsi
Kekurangan CMS (Content Management System)

Pengguna harus mempelajari fungsi CMS dan cara pengoperasiannya terlebih dahulu
Walau CMS dapat dengan mudah digunakan untuk memperbarui konten website, namun pada awal penggunaannya Anda harus mempelajari fungsi dan cara mengoperasikannya terlebih dahulu.  Pengguna harus memiliki sedikit pengetahuan tentang CMS yang digunakan serta membiasakan diri untuk menggunakan fungsi-fungsi di dalamnya.

Kebebasan desain yang terbatas
Karena adanya template desain, CMS tidak dapat membuat halaman dengan desain yang berbeda di luar template yang telah disediakan.

Masalah keamanan
Meskipun Anda dapat memperbarui data kapanpun dan di manapun selama terdapat koneksi internet dan browser, namun penggunaan CMS rentan terkena cyber attack dan akses ilegal.

Demikianlah Pengertian CMS, Kelebihan Serta Kekurangannya!. Semoga bermanfaat dan jangan lupa di share ya!

Baca juga:
Pengertian Shared Hosting, Keuntungan dan Kerugian Menggunakannya!
Pengertian Shoutcast Serta Kelebihan dan Kekurangannya!
Pengertian CloudLinux dan Teknologi yang Mendukungnya
Apa itu cPanel? Begini Pengertian dan Fungsinya

Saturday, March 7, 2020

Pengertian Shared Hosting, Keuntungan dan Kerugian Menggunakannya!


Shared Hosting itu apa sih? Mari kita simak ulasannya berikut ini bersama-sama.

Shared Hosting adalah sebuah layanan web hosting murah dimana sebuah server digunakan bersamaan dengan account hosting milik orang lain. Semua account yang berada di dalam server yang sama ini, secara keseluruhan berbagi resource hardware dan service bersama-sama. Sehingga setiap account yang berada di dalam server ini memiliki batasan-batasan dalam penggunaan resourcenya. Mereka tidak bisa menggunakan resource secara keseluruhan, karena mereka harus berbagi satu sama lain.

Jika ada salah satu account yang menggunaan resource secara berlebih dan mengalami error, maka account lain yang berada dalam satu server yang sama akan terkena imbasnya. Pada umumnya hal ini jarang terjadi, karena pihak provider akan selalu memantau website-website yang berada pada server tersebut. Jika terlihat ada yang menggunakan resource berlebih, pasti mereka mengambil tindakan terhadap website atau account tersebut, sehingga tidak sampai mengganggu website pada account lain dalam satu server.

Artikel Terkait: Tips Memilih Hosting Dengan Tepat

Keuntungan Menggunakan Shared Hosting
  • Dengan menggunakan shared hosting Anda tidak perlu membuang-buang waktu Anda hanya untuk mengurusi sebuah server karena semuanya sudah diurus dan dikelola oleh shared hosting.
  • Tak perlu mengeluarkan banyak biaya, karena shared hosting ini tergolong murah. 
Kerugian Menggunakan Shared Hosting
Dimana ada keuntungan disitu pasti ada kerugian. Adapun kerugian menggunakan shared hosting adalah sebagai berikut:

Situs Down
Karena penggunaan server hosting di bagi dengan pengguna lainnya, maka kemungkinan hal ini bisa memperlambat situs Anda bahkan bisa membuat situs Anda menjadi down karena meningkatnya lalu lintas dan terlalu banyak sumber daya yang bekerja bersama-sama.

Tidak Memiliki Kebebasan
Ketika menggunakan shared hosting, maka Anda tidak akan memiliki kebebasan untuk menyesuaikan server Anda karena Anda tidak memiliki akses untuk melakukan hal tersebut.

Nah, itulah Pengertian Shared Hosting, Keuntungan dan Kerugian Menggunakannya!. Semoga bermanfaat dan bisa menjadikan panduan untuk Anda dalam memilih shared hosting yang berkualitas dan terpercaya.


Baca juga:
Cara Login cPanel Dengan Mudah dan Cepat
Penyedia Jasa cPanel Murah
Layanan Jasa Sewa Server Unlimited, Murah dan Cepat
Pengertian VPS dan Jenisnya

Friday, March 6, 2020

Pengertian Shoutcast Serta Kelebihan dan Kekurangannya!



Maxindo Content Solution. Shoutcast Server itu apa sih? Yuk, mengenal Shoutcast Server lebih detail lagi.

Shoutcast Server merupakan suatu sistem yang biasa digunakan pada teknologi radio streaming. Fungsi utama Shoutcast yaitu membantu user menyediakan suatu internet radio server pribadi dengan menggunakan software yang telah tersedia. Pengguna bisa mengunakan MP3 atau AAC untuk audio encoding dan protokol HTTP (atau multicast) untuk transmisi. Klien dan server dapat menggunakan software yang  tersedia untuk Windows, FreeBSD, Linux, Mac OS.

Shoutcast dapat diedit dengan memilih menu Edit Config pada jendela Shoutcast Server Monitor. File konfigurasi ini berbentuk teks yang dilengkapi dengan keterangan pembantu. Plugin untuk mengirimkan stream MP3 ke server Shoutcast . Plugin ini disebut Shoutcast Source for Winamp. Pada plugin ini juga terdapat parameter-parameter yang dapat dikonfigurasi antara lain, lokasi server yang dituju, port dan password. Format dari output audio dapat dijalankan menggunakan berbagai software yang telah banyak digunakan saat ini, antara lain Winamp, Real Player,Windows Media Player, QuickTime dan lain-lain. Adapun kelebihan dan kekurangan Shoutcast  server adalah sebagai berikut:

Baca juga: Tips Memilih Hosting Dengan Tepat 

Kelebihan:
  • Support AAC+ Player
  • Kualitas AAC+ sudah di lengkapi HD sehingga suara yang di hasilkan lebih jernih
  • User Friendly
  • Admin Panel Private
Kekurangan:
  • AAC+ tidak support di Blackberry
Nah, itulah Pengertian Shoutcast Serta Kelebihan dan Kekurangannya. Semoga bermanfaat dan jangan lupa di share ya!

Baca juga:
Pengertian SSH Server Serta Fungsinya!
Pengertian FTP Server, Jenis Serta Fungsinya!
Mengenal Jenis, Fungsi dan Cara Kerja DNS Server!
Penyedia Jasa cPanel Murah

Thursday, March 5, 2020

Pengertian SSH Server Serta Fungsinya!



Maxindo Content Solution. SSH itu apa sih? Yuk simak informasinya berikut ini.

SSH (Secure Shell) adalah sebuah protocol jaringan kriptografi untuk komunikasi data yang aman. Dalam konsepnya penggunaan SSH ini harus didukung oleh server maupun perangkat atau komputer klien yang melakukan pertukaran data. Keduanya harus memiliki SSH Server dari sisi komputer server dan SSH Klien untuk komputer penerima (klien).

SSH sendiri banyak digunakan pada sistem operasi berbasis UNIX dan LINUX untuk mengakses akun Shell. SSH dirancang sebagai pengganti telnet dan protocol remote shell lainnya yang tidak aman seperti rsh Berkeley dan protocol rexec yang mengirim informasi, terutama kata sandi dalam bentuk teks sederhana yang membuatnya mudah dicegat. Enkripsi yang digunakan oleh SSH menyediakan kerahasiaan dan integritas data melalui jaringan yang tidak aman seperti internet.

Baca juga: Pengertian Telnet Server, Fungsi, Kelebihan dan Kekurangannya!

Fungsi utama SSH yaitu untuk menggantikan protokol sebelumnya yang dianggap sangat rentan terhadap pencurian data melalui malware berbahaya. Protokol tersebut antara lain adalah rlogin, telnet, dan protokol rsh.

Fungsi Lain SSH (Secure Shell)

  • Melakukan enkripsi data yang dikirim.
  • Protocol untuk pertukaran data dalam suatu jaringan.
  • Otentifikasi yang merupakan mekanisme untuk memastikan pengiriman dan penerimanya benar dan aman.
  • Kerahasiaan untuk memastikan kerahasiaan data yang dikirim agar hanya diketahui oleh penerima dan pengirim.

Jadi kesimpulannya. Dengan menggunakan SSH ini, Anda dapat meningkatkan keamanan data pada komputer Anda ketika mengakses internet, karena dengan adanya SSH sebagai perantara koneksi internet Anda, SSH akan memberikan enskripsi pada semua data yang terbaca, baru mengirimkannya ke server lain. Selain dapat melakukan enskripsi data, SSH juga memiliki kemampuan melakukan Port Forwarding yang mana memungkinkan Anda dapat melakukan koneksi aplikasi TCPdengan lebih aman dan Anda dapat melakukan koneksi dengan membypass firewall atau proxy setempat.

Nah, itulah Pengertian SSH Server Serta Fungsinya. Semoga bermanfaat dan jangan lupa dishare ya!

Artikel terkait:
Pengertian FTP Server, Jenis Serta Fungsinya!
Mengenal Jenis, Fungsi dan Cara Kerja DNS Server!
Jenis-Jenis Server dan Pengertiannya!
Penyedia Jasa cPanel Murah

Wednesday, March 4, 2020

Pengertian FTP Server, Jenis Serta Fungsinya!


Maxindo Content Solution. FTP Server itu apa sih? Yuk, mengenal FTP Server lebih dalam lagi!

Pengertian FTP Server

FTP merupakan singkatan dari File Transfer Protocol. FTP Server adalah suatu protokol internet yang memiliki tugas untuk tukar-menukar file dalam suatu network yang menggunakan koneksi TCP sebagai komunikasi data serta merupakan standar dalam pengiriman data antar perangkat dalam sebuah jaringan.

Baca juga: Layanan Jasa Sewa Server Unlimited, Murah dan Cepat

FTP Server terbagi menjadi dua jenis yaitu:

FTP Server
FTP Server adalah suatu server yang menjalankan software yang berfungsi untuk memberikan layanan tukar menukar file dimana server tersebut selalu siap memberikan layanan FTP apabila mendapat permintaan dari FTP client.

FTP Client
FTP Client adalah computer yang merequest koneksi ke FTP server untuk tujuan tukar menukar file. Setelah terhubung dengan FTP server, maka client dapat men-download, meng-upload, merename, men-delete, dll sesuai dengan permission yang diberikan oleh FTP server.

Fungsi FTP server

  • Memudahkan user saat melakukan sharing data
  • Mnyediakan indirect atau implicit remote computer
  • Menyediakan tempat penyimpanan bagi user
  • Menyediakan transfer data yang reliable dan efisien

Nah, itulah pengertian FTP Server, jenis serta fungsinya. Semoga bermanfaat dan jangan lupa di share ya!

Baca juga:
Mengenal Web Server, Fungsi dan Cara Kerjanya!
Pengertian Proxy Server, Jenis, Fungsi Serta Manfaatnya!
Jenis-Jenis Server dan Pengertiannya!
Penyedia Jasa cPanel Murah

Tuesday, March 3, 2020

Pengertian Telnet Server, Fungsi, Kelebihan dan Kekurangannya!


Maxindo Content Solution. Telnet Server itu apa sih? Yuk, simak pengertian telnet server, fungsi, kelebihan dan kekurangannya berikut ini.

Pengertian Telnet Server

Telnet adalah singkatan dari "Telecommunications Network Protocol", yang merupakan sebuah remote login pada sebuah jaringan internet yang disebabkan oleh adanya service dari protocol telnet. Dengan adanya sebuah telnet maka memungkinkan pengguna untuk dapat mengakses komputer lain menggunakan remote dengan menggunakan sebuah jaringan internet.

Menurut pengertian lainnya telnet adalah perangkat lunak (software) sebuah protocol yang memungkinkan pengguna untuk dapat login dan bekerja pada sistem jarak jauh, seperti ketika terdapat program ataupun file yang tersimpan di komputer jarak jauh yang berada pada komputer pengguna itu sendiri.

Teknologi telnet sendiri menggunakan dua program yaitu client dan server. Program pada client ini digunakan untuk meminta layanan pada server, sedangkan program yang terdapat pada server akan memberikan layanan yang diminta oleh client.

Baca juga: Jenis-Jenis Server dan Pengertiannya!

Fungsi Telnet
Fungsi dari telnet sendiri yaitu untuk dapat mengakses komputer dari jarak jauh. Karena telnet ini bisa memungkinkan komputer pengguna itu untuk menjadi terminal dari komputer yang lainnya yang terdapat dijaringan internet. Dan telnet ini juga memungkinkan bagi seluruh penggunanya untuk dapat melakukan login yang mana sebagai pemakai komputer jarak jauh serta juga menjalankan program komputer layanan yang juga terdapat di komputer tersebut.

Kelebihan Telnet Server
Kelebihan jika menggunakan Telnet Server adalah user interface yang cukup ramah, maksudnya pengguna dapat memberikan perintah dari jarak jauh (remote) jadi seolah-olah penggunanya mengeksekusi perintah pada command line pada komputer.

Kekurangan Telnet Server
Kekurangan Telnet Server  yaitu pada pengguna NTLM authentication tanpa adanya sebuah enkripsi sehingga memudahkan sniffers mencuri password dan data kita. Jika kita administrator sistem maka disarankan agar menggunakan SSH pada linux dari pada menggunakan telnet server untuk mengkonfigurasi sistem kita.

Nah, itulah pengertian fungsi, kelebihan dan kekurangan Telnet Server. Semoga bermanfaat dan jangan lupa di share ya!

Baca juga:
Pengertian Web Hosting dan Fungsinya
Apa itu Website? Begini Pengertian dan Jenisnya!
Pengertian Domain dan Jenisnya!